Sunday, October 20, 2019

Kalimat


Kalimat adalah satuan sintaksis yang disusun dari konstituen dasar, yang biasanya berupa klausa, dilengkapi dengan konjungsi bila diperlukan, dan disertai dengan intonasi final. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang merupakan kesatuan pikiran (Widjono:146). Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan.
1)        Ciri-ciri Kalimat
(1)      Satuan bahasa yang terbentuk atas gabungan kata dengan kata, gabungan kata dengan frasa, atau gabungan frasa dengan frasa, yang minimal berupa sebuah klausa bebas yang minimal mengandung satu subjek dan prediket, baik unsur fungsi itu eksplisit maupun implisit;
(2)      Satuan bahasa itu didahului oleh suatu kesenyapan awal, diselingi atau tidak diselingi oleh kesenyapan antara dan diakhiri dengan kesenyapan akhir yang berupa intonasi final, yaitu intonasi berita, tanya, intonasi perintah, dan intonasi kagum.
Dalam bahasa tulis, kalimat adalah satuan bahasa yang diawali oleh huruf kapital, diselingi atau tidak diselingi tanda koma (,), titik dua (:), atau titik koma (;), dan diakhiri dengan lambang intonasi final yaitu tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!).
(3)      Sekurang-kurangnya terdiri dari atas subjek dan prediket. Predikat transitif disertai objek, prediket intransitif dapat disertai pelengkap.
(4)      Mengandung pikiran yang utuh.
(5)      Mengandung urutan logis, setiap kata atau kelompok kata yang mendukung fungsi (subjek, prediket, objek, dan keterangan) disusun dalam satuan menurut fungsinya.
(6)      Mengandung satuan makna, ide, atau pesan yang jelas.
(7)      Dalam paragraf yang terdiri dari dua kalimat atau lebih, kalimat-kalimat disusun dalam satuan makna pikiran yang saling berhubungan.

2)      Macam kalimat
(1)   Kalimat Inti dan Kalimat Noninti
Kalimat inti yaitu kalimat yang dibentuk dari klausa inti lengkap, bersifat deklaratif, aktif atau netral, dan afirmatif.
Contoh : Adik membaca komik.
Kalimat noninti yaitu kalimat yang dibentuk dari kalimat inti yang telah mengalami proses transformasi, seperti pemasifan, pengingkaran, penginversian, dll.
Contoh : Adik tidak membaca komik. (pemasifan)
(2)   Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk
Kalimat tunggal yaitu kalimat yang hanya terdiri atas satu klausa.
Contoh : Nenekku masih cantik.
Kalimat majemuk yaitu kalimat yang terdiri atas lebih dari satu klausa. Kalimat majemuk dibedakan atas kalimat majemuk koordinatif dan kalimat majemuk subordinatif. Kalimat majemuk koordinatif yaitu kalimat majemuk yang klausa-klausanya memiliki status yang sama, setara,atau sederajat, dan secara eksplisit dihubungkan dengan konjungsi koordinatif, seperti dan, atau, tetapi, lalu.
Contoh : Adik menangis dan kakak tersenyum.
Kalimat majemuk subordinatif yaitu kalimat majemuk yang hubungan antara klausaklausanya tidak setara, terdiri atas klausa atasan dan klausa bawahan, yang dihubungkan oleh konjungsi subordinatif, seperti kalau, ketika, meskipun, karena.
Contoh: Kakek menangis karena nenek pergi.
(3)   Kalimat Mayor dan Kalimat Minor
Kalimat minor memiliki klausa yang tidak lengkap, mungkin hanya terdiri atas subjek
saja, predikat saja, objek saja atau predikat saja.
Contoh: Sedang makan,
Sedangkan kalimat mayor memiliki klausa yang lengkap, setidaknya terdirir atas subjek dan predikat.
Contoh : Adik sedang makan.
(4)   Kalimat Verbal dan Kalimat Nonverbal
Kalimat Verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata atau frase verba.
Contoh: Adik menyiram bunga.
Kalimat nonverbal adalah kalimat tang predikatnya bukan berupa kata atau frase verba, bisa nominal, adjektifal, adverbial, atau numeral.
Contoh: Uangnya lima juta
(5)   Kalimat Bebas dan Kalimat Terikat
Kalimat bebas adalah kalimat yang mempunyai posisi untuk menjadi ujaran lengkap atau dapat memulai sebuah paragraf atau wacana tanpa bantuan kalimat atau konteks lain yang menjelaskannya. Kalimat terikat adalah kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai ujaran lengkap, atau menjadi pembuka paragraf atau wacana tanpa bantuan konteks.
Contoh:
Sekarang di Riau amat sukar mencari terubuk (1). Jangankan ikannya, telurnya pun
sangat sukar diperoleh (2). Kalau pun bisa diperoleh, harganya melambung selangit
(3). Makanya, ada kecemasan masyarakat nelayan di sana bahwa terubuk yang
spesifik itu akan punah (4).
Kalimat (1) adalah kalimat bebas tanpa harus diikuti kalimat (2),(3),(4). Kalimat
tersebut sudah dapat menjadi ujaran lengkap yang dapat dipahami. Sedangkan
kalimat (2), (3), (4) disebut kalimat terikat karena kalimat-kalimat tersebut tidak
dapat berdiri sendiri.

No comments:

Post a Comment

Alat Transportasi Populer

  Transportasi merupakan kegiatan yang sangat penting bagi manusia. Transportasi adalah aktivitas yang melibatkan pemindahan atau pengangkut...