Saturday, July 25, 2020

Tahun Pelajaran?


Beberapa waktu yang lalu, Mas Erwan, Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Semarang, menyampaikan pertanyaan yang cukup menggelitik. Yang benar itu Tahun Ajaran atau Tahun Pelajaran? Saat ini dunia pendidikan menggunakan istilah Tahun Pelajaran untuk merujuk masa atau periode belajar mengajar selama satu tahun. Sebelumnya digunakan istilah Tahun Ajaran, lalu diganti dengan Tahun Pelajaran. Tetapi, maaf saya pribadi tidak tahu alasan penggantiannya.

Menurut saya Tahun Pelajaran termasuk frasa ideomatis, bukan frasa gramatikal. Frasa ideomatis adalah frasa yang merujuk pada konsep atau makna khusus, sedangkan frasa gramatikal adalah gabungan dua kata atau lebih yang memunculkan makna gramatikal. Frasa rumah sakit dan ruang makan termasuk frasa ideomatis karena gabungan dua kata itu merujuk pada satu konsep atau makna khusus. Meskipun bermakna khusus, makna frasa  tersebut dapat dirunut dari makna kata-kata yang digunakan untuk membentuknya. Rumah sakit dapat diartikan sebagai rumah yang digunakan untuk merawat orang sakit. Ruang makan adalah ruang yang digunakan untuk makan. Lain dengan frasa orang sakit atau orang makan. Gabungan orang dan sakit memunculkan makna gramatikal yang. Orang sakit dapat diartikan orang yang sakit. Begitu juga dengan orang makan (orang yang makan). Frasa tersebut sepadan dengan topi paman (topi milik paman), apel manis (apel yang manis), buku baru (buku yang baru), dan lain-lain.

Kembali ke Tahun Pelajaran. Tepatkah? Atau harus menggunakan Tahun Ajaran. Apabila disepakati Tahun Pelajaran dan Tahun Ajaran sebagai frasa ideomatis, sebenarnya kata apa saja bisa digunakan karena makna frasa ideomatis muncul berdasarkan kesepakatan psikologis para pemakai bahasa. Kata Pelajaran, Ajaran, Belajar, atau Mengajar bisa digunakan untuk mendampingi kata Tahun untuk membentuk frasa yang bermakna periode belajar-mengajar selama satu tahun itu. Tetapi, paling tidak pembentukan frasa ideomatis tetap harus menggunakan kata-kata yang paling dekat maknanya dengan makna frasa yang dimaksud. Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, Tahun Pelajaran dan Tahun Ajaran yang dimaksud merujuk pada suatu masa atau periode satu tahun untuk belajar-mengajar beserta segala sesuatu yang yang berkaitan dengan PBM, materi pelajaran, buku pelajaran, penilaian, ujian, dan lain-lain. Lalu kita harus menggunakan yang mana?

Bila digunakan istilah Tahun Belajar, muncul kesan seolah-olah tahun itu hanya berkaitan dengan proses belajar anak. Begitu pula bila digunakan istilah Tahun Mengajar akan memunculkan kesan seolah-olah tahun itu hanya berkaitan dengan proses mengajar guru saja. Bagaimana dengan Tahun Pelajaran? Pelajaran secara umum diartikan sebagai mata pelajaran atau sesuatu yang dipelajari, bukan proses. Apabila yang dimaksud adalah tahun yang berkaitan dengan proses belajar-mengajar, Tahun Pelajaran menjadi kurang tepat. Menurut saya akan lebih tepat bila digunakan istilah Tahun Pembelajaran. Pembelajaran adalah proses membelajarkan anak. Pengertian ini agak dekat dengan konsep Tahun Pelajaran yang selama ini kita pahami meskipun proses belajarnya lebih dominan dibanding proses mengajar atau aktivitas yang lain.  Lalu bagaimana dengan Tahun Ajaran? Jujur saja saya pribadi belum menemukan kaitan yang pas antara kata ajaran dengan tahun yang dimaksud. Ajaran, sesuai dengan pemahaman saya, adalah sesuatu yang diajarkan, nasihat, atau petunjuk. Ini makin sempit maknanya bila digunakan untuk mendampingi kata tahun dengan maksud periode belajar-mengajar tadi.

Apabila Tahun Pembelajaran terlalu panjang atau kurang pas mewakili konsep yang dimaksud,  mungkin perlu dipertimbangkan penggunaan istilah Tahun Ajar. Sekali lagi, istilah ini bermakna ideomatis. Tahun merujuk pada masa atau periode satu tahun. Kata ajar merujuk pada segala sesuatu yang berkaitan dengan proses belajar-mengajar dengan semua tetek bengek-nya. Saya kira ini sepadan dengan frasa musim tanam, tutup tahun, materi ajar, tolok ukur, pola pikir, dan frasa-frasa sejenis lainnya. Musim tanam merujuk pada satu masa atau kurun waktu untuk menanam suatu jenis tanaman. Kita tidak menggunakan istilah musim menanam, musim penanaman, tetapi cukup musim tanam saja.

Mohon maaf .. itu pendapat saya. Anda akan menggunakan yang mana? Apa saja boleh kok asalkan kita tahu alasan penggunaannya.

Semarang, 26 Juli 2020

Sunday, July 5, 2020

Teks Eksposisi


Eksposisi

Teks Eksposisi adalah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat yang bertujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-informasi tertentu agar dapat menambah ilmu pengetahuan sang pembaca.

Unsur Teks Eksposisi
Teks eksposisi dibangun dari dua unsur, yaitu gagasan dan fakta. Gagasan atau ide adalah pernyataan yang dapat berupa komentar, penilaian, saran, dorongan, atau bujukan. Fakta adalah keadaan atau peristiwa nyata yang benar-benar ada atau sudah terjadi. Dalam teks eksposisi, fakta berfungsi untuk menguatkan pernyataan yang disampaikan sebelumnya.
Contoh:
Menabung di bank lebih aman dan banyak manfaatnya. Uang yang ditabungkan di bank akan menjadi tanggung jawab bank. Bank akan bertanggung jawab apabila terjadi tindakan kriminal yang merugikan nasabah, misalnya pencurian atau perampokan yang biasa terjadi apabila uang itu disimpan di rumah. Bank juga akan menanggung risiko kerusakan karena kebakaran, cuaca,  atau dimakan binatang. Disamping itu penabung akan mendapatkan bunga atau bagi hasil dari bank tempat kita menabung. Apabila kita membutuhkan uang, kita tinggal mengambil uang kita ke bank atau ke atm terdekat.
Gagasan:
Menabung di bank lebih aman dan banyak manfaatnya.
Fakta Pendukung:
1.      Uang yang ditabungkan di bank akan menjadi tanggung jawab bank.
2.      Bank akan bertanggung jawab apabila terjadi tindakan kriminal yang merugikan nasabah, misalnya pencurian atau perampokan.
3.      Bank juga akan menanggung risiko kerusakan karena kebakaran, cuaca,  atau dimakan binatang.
4.      Penabung akan mendapatkan bunga atau bagi hasil dari bank tempat kita menabung.
5.      Apabila kita membutuhkan uang, kita tinggal mengambil uang kita ke bank atau ke atm terdekat.

Pola Pengembangan Teks Eksposisi
1.      Pola Umum Khusus (Deduktif)
Teks eksposisi yang dimulai dengan gagasan pokok lalu diikuti dengan fakta-fakta pendukung (gagasan penjelas)
Contoh:
Bermain game on line setiap hari dapat mengganggu prestasi berlajar. Game on line dibuat dengan efek adiktif. Anak bisa mengalami kecanduan untuk bermain game terus-menerus. Hal itu dapat mengurangi waktu belajar dan bersosiaslisasi anak. Apabila itu berkelanjutan, pasti prestasi akademis maupun nonakademis anak akan terganggu.
2.      Pola Khusus Umum (Induktif)
Teks eksposisi yang dimulai dengan gagasan penjelas (fakta-fakta pendukung) lalu diikuti dengan gagasan pokok.
Contoh:
HP adalah produk teknologi modern yang bisa diisi dengan aplikasi kalkulator sebagai alat bantu hitung. Aplikasi kamus juga dapat dimasukkan dalam HP. Aplikasi ini dapat digunakan pelajar untuk mencari kata-kata sulit dalam bahasa asing. HP juga dilengkapi dengan kamera yang dapat digunakan mengambil gambar untuk pembelajaran. Apabila digunakan dengan bijak, HP sangat bermanfaat bagi pelajar.
3.      Pola Ilustrasi
Teks eksposisi yang dimulai dengan gagasan pokok lalu diikuti dengan ilustrasi-ilustrasi penjelas.
Contoh:
Minum air putih hangat setiap pagi sebanyak dua gelas sangat bermanfaat bagi kesehatan. Hal itu sudah aku buktikan sendiri. Sebelumnya saya termasuk orang dengan tekanan darah yang cukup tinggi, sering merasakan pusing-pusing, dan mudah lelah. Setelah minum air putih hangat selama satu minggu, gejala-gejala tersebut mulai berkurang.  Tensi darah saya menjadi normal setelah kebiasaan itu berlangsung selama satu bulan penuh. Saya tidak mudah lelah dan pusing tidak sering datang lagi.
4.      Pola Perbandingan
Teks eskposisi yang dimuali dengan gagasan pokok lalu diikuti dengan perbandingan-perbandingan untuk mendukung gagasan pokok teks.
Contoh:
Ada dua macam sarana pendidikan, yaitu pendidikan formal dan nonformal. Pendidikan formal memiliki standar kurikulum yang sudah ditentukan oleh pemerintah, seperti SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan sejenisnya. Pendidikan nonformal yang lebih dikenal dengan pendidikan luar sekolah, seperti kursus-kursus, biasanya menyusun kurikulum sendiri sesuai dengan kebutuhan dan kabijakan lembaga yang bersangkutan.

Jenis-jenis Paragraf
1.      Paragraf Deduktif
Paragraf Deduktif adalah paragraph yang diawali dengan kalimat utama dan diikuti dengan kalimat penjelas.
Contoh:
Tidur siang sangatlah dianjurkan, baik dalam kondisi santai atau di sela aktivitas sehari-hari. Berdasarkan penelitian, tidur siang setiap hari selama 15–20 menit dapat membantu mengurangi stres, juga menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, performa kerja Anda juga akan membaik karena tingkat kewaspadaan dan fokus akan meningkat setelah tidur siang. Tidur siang selama 20 menit baik juga untuk meningkatkan fokus dan kemampuan motorik, seperti mengetik atau bermain piano. Sementara itu, tidur siang selama 30–60 menit dapat meningkatkan kemampuan dalam membuat keputusan ataupun mengingat.
2.      Paragraf Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh:
Tidur siang selama 60–90 menit dapat meningkatkan kemampuan otak dalam menyelesaikan masalah ataupun bekerja kreatif. Tidur siang singkat berpengaruh positif pada kemampuan otak untuk memproses informasi yang tidak disadari. Para peneliti menemukan memori spesifik yang mampu memperkuat orang saat sedang tertidur lewat isyarat pendengaran tertentu. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidur siang berdampak kesehatan dan fungsi otak manusia.
3.      Paragraf Campuran
Paragraf Campuran adalah paragraf yang diawali dengan kalimat utama, diikuti dengan kalimat penjelas, dan diakhiri lagi dengan kalimat utama.
Contoh:
Lewat serangkaian penelitian, ditemukan bahwa tidur siang meningkatkan kecepatan pemrosesan otak. Terkait ini, para peneliti mengungkap bahwa waktu tidur yang singkat dapat membantu proses informasi, meningkatkan waktu reaksi, dan berpotensi memengaruhi perilaku setelah bangun. Penemuan ini memperkuat gagasan bahwa informasi yang “dipahami" secara tidak sadar akan diproses selama tidur untuk membantu pengambilan keputusan ketika bangun. Oleh karena itu dapat ditegaskan bahwa tidur siang dapat meningkatkan kinerja otak manusia.

Simpulan
Simpulan artinya sesuatu yang disimpulkan, hasil menyimpulkan, kesimpulan. Simpulan juga berarti kesudahan pendapat (pendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian sebelumnya), atau keputusan yang diperoleh berdasarkan metode berpikir induktif atau deduktif. Simpulan adalah inti atau ringkasan dari sebuah teks disertai dengan alasan yang logis.
Cara menyimpulkan.
1.    Menentukan gagasan pokok
2.    Menentukan gagasan pendukung
3.    Menggabungkan gagasan pokok dan gagasan pendukung dalam satu kalimat.
Contoh:
HP adalah produk teknologi modern yang bisa diisi dengan aplikasi kalkulator sebagai alat bantu hitung. Aplikasi kamus juga dapat dimasukkan dalam HP. Aplikasi ini dapat digunakan pelajar untuk mencari kata-kata sulit dalam bahasa asing. HP juga dilengkapi dengan kamera yang dapat digunakan mengambil gambar untuk pembelajaran. Apabila digunakan dengan bijak, HP sangat bermanfaat bagi pelajar.
Gagasan pokok
HP bermanfaat bagi pelajar.
Gagasan pendukung
HP dapat diisi aplikasi kalkulator, kamus, dan dilengkapi kamera yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.
Simpulan
HP sangat bermanfaat bagi pelajar karena dapat diisi aplikasi dan dilengkapi dengan alat yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

Struktur Teks Eksposisi
Teks eksposisi dibangun oleh tiga struktur yang membangun teks tersebut menjadi sebuah teks eksposisi. Ketiga struktur tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Pernyataan Pendapat (tesis), adalah bagian teks yang berisikan pernyataan pendapat (tesis) sang penulis. Bagian ini juga biasa disebut sebagai bagian pembuka.
2.      Argumentasi, adalah bagian yang berisikan alasan yang dapat memperkuat argumen penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasan.
3.      Penegasan Ulang Pendapat, merupakan bagian yang berisi penegasan ulang pendapat sang penulis.

Langkah-langkah Penyajian Teks Eksposisi
1.      Menentukan isu atau maslah yang akan dibahas
2.      Melakukan pengamatan lapangan atau membaca berbagai sumber yang berkaitan dengan topik yang akan dibahas.
3.      Mendaftar topik-topik yang berkaitan dari sumber yang dibaca atau diamati.
4.      Menyusun kerangka karangan sesuai dengan struktur teks eksposisi.
5.      Mengembangkan kerangka karangan.

Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi
Unsur Kebahasaan atau kaidah kebahasaan teks eksposisi adalah ciri kebahasaan yang digunakan dalam pembuatan teks eksposisi. Adapun kaidah kebhasaan teks eksposisi adalah sebagai berikut.

1.      Istilah
Istilah adalah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu.
Contoh : penebangan liar, hutan kindung, hutan alam, hutan rawa gambut
2.      Konotasi dan Denotasi
Makna denotasi adalah makna yang sebenarnya atau makna yang sesuai dengan pengertian yang dikandung oleh kata sebuah kata.  Kata makan artinya memasukkan makanan atau memasukan sesuatu ke dalam mulut, dikunyah, dan ditelan. Arti kata makan tersebut ialah makna denotatif. Makna denotatif disebut juga makna umum.
Makna konotatif  adalah makna yang tidak sebenarnya.
Contoh:
No
Kata
Denotasi
Konotasi
1
Kambing hitam
Kambing yang berwarna hitam
Orang yang dipersalahkan
2
Bunga desa
Bunga yang tumbuh di desa
Gadis yang cantik
3
Meja hijau
Meja yang berwarna hijau
pengadilan
4
Tangan kanan
Tangan sebelah kanan
Orang kepercayaan
5
besar kepala
Ukuran kepalanya besar
sombong

2. Pronomina
Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu pronomina persona dan pronomina nonpersona. 
a.      Pronomina Persona (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal. Contohnya seperti ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-., dan Persona Jamak Contohnya seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.
b.      Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk contohnya seperti ini, itu, sini, situ, sana. dan pronomina penanya contohnya seperti apa, mana, siapa.

2. Kata Leksikal (Nomina, Verba, Adjektiva, Adverbia)
a.      Nomina (kata benda)
Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya gambar, meja, rumah, pisau. Nomina turunan contohnya perbuatan, pembelian, kekuatan, dll.

b.      Verba (kata kerja)
Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya  berfungsi sebagai predikat. Verba dilihat dari bentuknya dibedakan menjadi dua yaitu :
1)      Verba dasar merupakan verba yang belum mengalami proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya mandi, pergi, ada, tiba, turun, jatuh, tinggal, tiba, dll.
2)      Verba turunan merupakan verba yang telah mengalami perubahan bentuk dasar karena proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya melebur, mendarat, berlayar, berjuang, memukul-mukul, makan-makan, cuci muka, mempertanggungjawabkan, dll.

c.       Adjektiva (kata sifat)
Merupakan kata yang yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, benda, dan binatang. Contohnya cantik, gagah, indah, menawan, berlebihan, lunak, lebar, luas, negatif, positif, jernih, dingin, jelek, dan lain-lain.

d.      Adverbia (kata keterangan)
Merupakan kata yang melengkapi atau memberikan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara, dan lain-lain. Contohnya di-, dari-, ke-, sini, sana, mana, saat, ketika, mula-mula, dengan, memakai, berdiskusi, dan lain-lain.

e.      Konjungsi
Konjungsi dapat digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Suatu jenis konjungsi dapat digunakan dengan menggabungkannya dengan konjungsi yang sejenis dalam suatu kalimat yang saling berkorelasi sehingga membentuk koherensi antarkalimat. Dapat pula mengombinasikan beberapa jenis konjungsi dalam suatu teks sehingga tercipta keharmonisan makna maupun struktur.

Adapun berikut adalah beberapa jenis konjungsi dan contohnya yang biasa kita temukan didalam sebuah teks eksposisi.

  1. Konjungsi waktu : sesudah, setelah, sebelum, lalu, kemudian, setelah itu.
  2. Konjungsi gabungan : dan, serta, dengan.
  3. Konjungsi pembatasan : kecuali, selain, asal.
  4. Konjungsi tujuan : agar, supaya, untuk.
  5. Konjungsi persyaratan : kalau, jika, jikalau, bila, asalkan, bilamana, apabila.
  6. Konjungsi perincian : yaitu, adalah, ialah, antara lain, yakni.
  7. Konjungsi sebab akibat : karena, sehingga, sebab, akibat, akibatnya.
  8. Konjungsi pertentangan : tetapi, akan tetapi, namun, melainkan, sedangkan.
  9. Konjungsi pilihan : atau.
  10. Konjungsi penegasan/penguatan : bahkan, apalagi, hanya, lagi pula, itu pun.
  11. Konjungsi penjelasan : bahwa.
  12. Konjungsi perbandingan : bagai, seperti, ibarat, serupa.
  13. Konjungsi penyimpulan : oleh sebab itu, oleh karena itu, jadi, dengan demikian.

https://kbbi.web.id/istilah








Ekonomi Indonesia

Tesis   
Perekonomian di Indonesia sering disebut sebagai ekonomi kerakyatan. Yang dimaksud ekonomi kerakyatan  adalah “kegiatan ekonomi rakyat banyak”. Jika dikaitkan dengan kegiatan pertanian, maka yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi rakyat adalah kegiatan ekonomi petani atau peternak atau nelayan kecil, petani gurem, petani tanpa tanah, nelayan tanpa perahu, dan sejenisnya; dan bukan perkebunan atau peternak besar atau MNC pertanian, dan sejenisnya.
Argumentasi
Kegiatan perekonomian di Indonesia lebih banyak melibatkan masyarakat banyak. Maksud dengan “kegiatan ekonomi rakyat banyak”  tampak dari jargon “ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. “Dari rakyat” berarti kegiatan ekonomi itu berkaitan dengan penguasaan rakyat dan aksesibilitas rakyat terhadap sumberdaya ekonomi. Rakyat menguasai dan memiliki hak atas sumberdaya untuk mendukung kegiatan produktif dan konsumtifnya.
“Oleh rakyat”, berarti proses produksi dan konsumsi dilakukan dan diputuskan oleh rakyat. Rakyat memiliki hak atas pengelolaan proses produktif dan konsumtif tersebut. Berkaitan dengan sumberdaya (produktif dan konsumtif), rakyat memiliki alternatif untuk memilih dan menentukan sistem pemanfaatan, seperti berapa banyak jumlah yang harus dimanfaatkan, siapa yang memanfaatkan, bagaimana proses pemanfaatannya, bagaimana menjaga kelestarian bagi proses pemanfaatan berikutnya, dan sebagainya.
“Untuk rakyat”, berarti rakyat banyak merupakan ‘beneficiaries utama dari setiap kegiatan produksi dan konsumsi. Rakyat menerima manfaat, dan indikator kemanfaatan paling utama adalah kepentingan rakyat.
Penegasan Ulang Pendapat
Sifat fundamental ekonomi Indonesia adalah pelibatan rakyat banyak. Sistem ekonomi tersebut menciptakan suatu sistem ekonomi yang terdiri atas pelaku ekonomi, mekanisme transaksi, norma dan kesepakatan (“rule of the game”) yang khas bersifat kerakyatan  yang umumnya telah memfasilitasi ekonomi rakyat untuk survive dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakatnya. Oleh karena itu, layak bila Indonesia menobatkan diri sebagai negara dengan sistem ekonomi kerakyatan.













Manfaat Luar Biasa Buah Apel untuk Kesehatan
Tesis
                Buah Apel umumnya berkulit merah. Buah yang satu ini memang memikat dari segi penampilannya. Selain itu buah ini juga memiliki segudang manfaat jika dikonsumsi secara rutin. Manfaat paling terkenal dari buah apel yakni mampu menyehatkan jantung kita. Banyak penelitian tentang manfaat buah apel yang menguatkan pendapat tentang manfaat buah apel.
Argumentasi
Buah apel banyak mengandung berbagai macam nutrisi yang baik dan sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti kandungan Vitamin A dan C. Kandungan mineralnya pun sangat tinggi. Kandungan tersebut sangat baik bagi kesehatan kulit serta mata kita. Bagi orang yang berkeingainan menurunkan berat badan, buah apel sangat cocok untuk dikonsumsi karena apel memang kaya akan serat serta mineral. Penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli di Amerika menyimpulkan jika makan apel dalam 10 minggu apel tersbut mampu memangkas berat tubuh seseorang.
Dalam apel terdapat kandungan polifenol. Kandungan tersebut ternyata mampu memberikan efek antioksidan yang sangat bermafaat bagi kesehatan jantung serta mampu menurunkan risiko dari serangan stroke secara signifikan. Gula dalam buah apel adalah gula yang baik untuk penderita diabetes sehingga mengonsumsi apel secara rutin akan mampu menurunkan risiko terserangnya penyakit diabetes tipe 2.
Disamping itu, apel juga memiliki antioksidan yang tinggi.  Itu sebabnya buah apel mampu untuk mencegah pertumbuhan sel sel kanker. Kandungan antioksidan yang tinggi ini juga bermanfaat bagi penderita asma. Apel sangat efektif melindungi paru paru dari kerusakan oksidatif, ini karena kandungan antioksidan buah apel yang cukup tinggi.
Penegasan Ulang
Berdasarkan uraian tersebut tidak diragukan lagi apabila buah apel sangat bermanfaat bagi kita karena kaya akan nutrisi dan zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah apel secara rutin.














Perlunya Pendidikan Karakter
Tesis
            Karakter diartikan sebagai tanda atau ciri yang khusus, atau  pola perilaku dan keadaan moral yang bersifat individual. Karakter bangsa sangat ditentukan oleh karakter warganya. Berkaitan dengan itu, pendidikan karakter merupakan hal yang saat ini ditekankan dalam pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter menjadi ”program” pendidikan nasional di Indonesia terutama di Kementerian Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu II.
Argumentasi
Sepanjang sejarahnya, di seluruh dunia ini, pendidikan pada hakikatnya memiliki dua tujuan, yaitu membantu manusia untuk menjadi cerdas dan pintar (smart), dan membantu mereka menjadi manusia yang baik (good). Menjadikan manusia cerdas dan pintar, boleh jadi mudah dilakukan, tetapi menjadikan manusia agar menjadi orang yang baik dan bijak, tampaknya jauh lebih sulit atau bahkan sangat sulit. Dengan demikian, sangat wajar apabila dikatakan bahwa problem moral merupakan persoalan akut atau penyakit kronis yang mengiringi kehidupan manusia kapan dan di mana pun.
Kenyataan tentang akutnya problem moral inilah yang kemudian menempatkan pentingnya penyelengaraan pendidikan karakter. Sebagai orang yang beragama,  hal-hal yang terkait dengan problem moral dan pentingnya pendidikan karakter sangatlah penting.
Sebagai kajian akademik, pendidikan karakter tentu saja perlu memuat syarat-syarat keilmiahan akademik seperti dalam konten (isi), pendekatan dan metode kajian. Di sejumlah negara maju, seperti Amerika Serikat terdapat pusat-pusat kajian pendidikan karakter (Character Education Partnership; International Center for Character Education). Pendidikan karakter berkembang dengan pendekatan kajian multidisipliner: psikologi, filsafat moral/etika, hukum, sastra/humaniora.
Sebagai aspek kepribadian, karakter merupakan cerminan dari kepribadian secara utuh dari seseorang: mentalitas, sikap dan perilaku. Pendidikan karakter semacam ini lebih tepat sebagai pendidikan budi pekerti. Pembelajaran tentang tata-krama, sopan santun, dan adat-istiadat, menjadikan pendidikan karakter semacam ini lebih menekankan kepada perilaku-perilaku aktual tentang bagaimana seseorang dapat disebut berkepribadian baik atau tidak baik berdasarkan norma-norma yang bersifat kontekstual dan kultural.
Penegasan Ulang
Menurunnya kualitas moral dalam kehidupan manusia Indonesia dewasa ini, terutama di kalangan siswa, menuntut deselenggarakannya pendidikan karakter. Sekolah dituntut untuk memainkan peran dan tanggungjawabnya untuk menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai yang baik dan membantu para siswa membentuk dan membangun karakter mereka dengan nilai-nilai yang baik. Pendidikan karakter diarahkan untuk memberikan tekanan pada nilai-nilai tertentu –seperti rasa hormat, tanggungjawab, jujur, peduli, dan adil– dan membantu siswa untuk memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sendiri.
https://belajarpsikologi.com/mengapa-perlu-adanya-pendidikan-karakter/




Bahayanya Tidur tanpa Bantal
Tesis
Bicara soal kenyamanan tidur, pikiran kita mungkin akan langsung mengarah pada matras tempat tidur. Padahal, aksesori pelengkap tidur juga tak kalah pentingnya. Salah satunya bantal. Bantal merupakan barang wajib yang harus ada selain tempat tidur.
Argumentasi
            Untuk menjaga  kesehatan bantal merupakan suatu keharusan untuk tidur. Tidak pernah dari sisi medis disarankan untuk tidur tanpa bantal. Hal itu diungkapkan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher, Arina Ikasari Muhtadi di Jakarta, pada hari Kamis, 29 Maret 2019 kemarin.
Ada berbagai macam bantal di pasaran dengan segala fungsi dan teknologinya. Namun yang terpenting adalah meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal. Ini cukup untuk mencegah timbulnya berbagai macam penyakit. Arina menyebutkan, beberapa penyakit yang berpotensi menyerang orang-orang yang tidur tanpa bantal, misalnya refluks atau penyakit asam lambung.
Pentingnya menjaga kepala tetap lebih tinggi ketika tidur bahkan telah diterapkan pada zaman Tiongkok Kuno. Kala itu, orang-orang tidur di atas bantal keras semata-mata untuk menjaga kepala tetap lebih tinggi. Meskipun demikian, secara ergonomis bantal keras tersebut tak disarankan. Arina menyarankan, tidur dengan satu bantal atau meninggikan kepala 30 derajat. Untuk penderita penyakit jantung dianjurkan menggunakan dua bantal. Karena dengan begitu jantung akan lebih mudah bekerja. Intinya dari sisi medis bantal harus tetap ada.
Penegasan Ulang
            Melihat bahayanya, maka dianjurkan untuk selalu menggunakan bantal yang nyaman saat tidur.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/03/29/140000820/jangan-tidur-tanpa-bantal-apa-alasannya-?page=2.


















Olahraga untuk Kesehatan Tubuh
Tesis
Olah raga mempunyai manfaat yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh manusia. Dengan sering berolah raga, tubuh akan lebih segar dan bugar. Namun, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan seseorang ketika berolah raga. Seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung akan rentan jika melakukan aktivitas olah raga yang berat. Maka dari itu, sebenarnya penting bagi setiap individu untuk memperhatikan kondisi tubuhnya agar kegiatan olah raga yang dilakukan dapat benar-benar menyehatkan tubuh dan tidak membahayakan tubuhnya.
Argumentasi
Ada banyak jenis dan macam olah raga yang bisa dijadikan sebagai pilihan. Misalnya saja lari, renang, push up, sit up, dan masih banyak lagi jenis olah raga yang lainnya. Di samping menyenangkan, ternyata olah raga juga memberikan manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Dengan melakukan olah raga, tubuh akan menjadi segar dan bugar. Selain itu, dengan berolah raga suasana hati seseorang juga akan menjadi lebih nyaman karena olah raga dapat meringankan beban pikiran seseorang.
Olah raga ternyata juga ampuh untuk membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Meningkatnya metabolisme tubuh bisa menghindarkan seseorang dari penyakit kognitif seperti penurunan sistem kerja otak dan pikun. Olah raga juga amat dianjurkan untuk penderita  tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh adanya  penyempitan pembuluh darah. Jika penderita tekanan darah tingi ini berolah raga secara teratur, kelancaran aliran darah di dalam tubuh akan terbantu. Alhasil, ia menjadi lebih sehat dan bugar.
Kesehatan jantung pun juga akan semakin terjaga jika seseorang gemar melakukan olah raga. Namun, harus diperhatikan betul kemampuan tubuh dalam berolah raga. Seseorang yang kebetulan mempunyai penyakit jantung tidak bisa melakukan olah raga berat, seperti lari, renang, dan beberapa aktivitas berat yang lain. Olah raga bagi penderita jantung harus dilakukan dengan hati-hati. Dimulai dari olah raga ringan ke olah raga yang sedikit membutuhkan energi, tetapi jangan terlalu menguras energi.
Untuk tubuh yang berada dalam keadaan normal, tentu saja berolah raga bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan berolah raga kekebalan tubuh akan meningkat. Dengan kekebalan tubuh yang tinggi, seseorang akan terhindar dari berbagai penyakit.
Penegasan Ulang
Olah raga memang memiliki manfaat yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh. Olah raga dapat meningkatkan mood seseorang, menghindarkan seseorang dari beragam penyakit, hingga membantu meningkatkan metabolisme dalam tubuh manusia. Namun demikian, oleh raga perlu dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan kemampuan fisik.

https://made-blog.com/contoh-teks-eksposisi/





Ekspor Januari 2019 Turun Lebih Curam Daripada Impor
Tesis
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut nilai ekspor dan impor Indonesia sama-sama merosot pada Januari 2019. Hanya saja besar penurunan di sektor ekspor jauh lebih curam daripada di impor. Imbasnya, neraca perdagangan pada periode tersebut mengalami defisit sebesar US$ 1,16 miliar.
Argumentasi
Impor pada Januari 2019 mengalami penurunan, tapi lebih landai daripada penurunan ekspor. Hal itu disampaikan olehj Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.
Bulan lalu, ekspor tercatat mencapai US$ 13,87 miliar. Angka itu turun 3,24 persen daripada Desember 2018 dan turun 4,7 persen daripada Januari 2018. Dari jumlah tersebut, ekspor non-migas tercatat sebesar US$ 12,63 miliar, naik tipis dari Desember 2018 sebesar 0,38 persen. Meski demikian angka itu turun 4,5 persen daripada Januari 2018.
Peningkatan terbesar ekspor non-migas pada Januari 2019 daripada bulan sebelumnya terjadi pada komoditas bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 80,3 juta atau sebesar 37,08 persen. Sementara, penurunan terbesar terjadi pada mesin-mesin atau pesawat mekanik sebesar US$ 127,1 juta atau sebesar 22,42 persen.
Adapun nilai impor pada Januari 2019 mencapai US$ 15,03 miliar atau turun tipis sebesar 2,19 persen dibanding Desember 2018. Bila dibanding dengan Januari 2018, angka itu turun 1,83 persen. Besar impor non-migas pada bulan tersebut adalah sebesar US$ 13,34 miliar, sementara impor migas tercatat US$ 1,69 miliar pada Januari 2019.
Penurunan impor nonmigas terbesar pada Januari 2019 dibanding sebulan sebelumnya terjadi pada golongan mesin atau pesawat mekanik sebesar US$ 212,2 juta atau sebesar 8,54 persen. BPS mencatat peningkatan terbesar terjadi pada golongan bahan kimia organik sebesar US$ 119,5 juta atau 25,44 persen.
Penegasan Ulang
            Secara keseluruhan ekspor Indonesia pada bulan Januari 2019 turun sebesar 12,57 % dibanding bulan sebelumnya. Adapun kegiatan impor pada bulan Januari tercatat mengalami penurunan sebesar 8,62 % dari bulan sebelumnya. Meskipun sama-sama mengalami penurunan, kegiatan ekspor pada bulan Januari 2019 mengalami penurunan yang lebih besar daripada kegiatan impor.

https://bisnis.tempo.co/read/1176136/bps-ekspor-januari-2019-turun-lebih-curam-daripada-impor/full&view=ok









Manfaat Pepaya Bagi Kesehatan
Tesis
Tidak hanya enak, pepaya yang rendah kalori ini ternyata punya segudang kandungan mineral dan vitamin. Tak heran jika ada banyak manfaat pepaya bagi tubuh kita. Pepaya mengandung banyak sekali nutrisi, bahkan sangat kaya akan vitamin C. Satu buah pepaya setidaknya mengandung 235 mg vitamin C. Jumlah tersebut 2-3 kali lebih banyak dari rekomendasi harian yang disarankan.
Tidak hanya itu, pepaya juga mengandung nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu vitamin A, vitamin B1, B3, B5, vitamin E, vitamin K, likopen, serat, kalsium, potasium, folat, dan magnesium. Dengan segudang nutrisi tersebut, pepaya memberikan begitu banyak manfaat bagi kesehatan.
Argumentasi
Sebagian orang mungkin mengenal pepaya sebagai buah yang dapat memperlancar pencernaan. Tapi sebenarnya ada beragam manfaat pepaya bagi kesehatan dan kecantikan yang perlu Anda ketahui.
Buah pepaya dapat menyehatkan mata. Pepaya mengandung vitamin A yang baik untuk mata. Vitamin A dibutuhkan untuk kesehatan kornea dan menghasilkan kelembapan yang cukup agar mata selalu terlumasi dengan baik. Disamping itu, pepaya juga menyehatkan rambut dan kuku. Pepaya kaya akan vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dan kuku. Buah berwarna oranye ini bahkan bisa dijadikan masker rambut untuk menyuburkan rambut.
Pepaya juga dapat menyembuhkan kulit yang terbakar sinar matahari. Pepaya mengandung zat yang bernama likopen. Menurut penelitian, mengonsumsi likopen dapat memelihara kesehatan kulit karena aktivitas antioksidan dari zat ini berperan untuk menangkal kerusakan sel akibat radikal bebas.
Manfaat pepaya yang sering kita dengar adalah memperlancar pencernaan. Tahukah Anda mengapa pepaya terkenal dapat melancarkan pencernaan? Hal ini karena pepaya mengandung enzim papain yang membuat protein lebih mudah dicerna. Menurut penelitian, mengonsumsi pepaya selama 40 hari diduga dapat menyembuhkan konstipasi dan perut kembung. Kandungan vitamin C dan likopen pada pepaya juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker. Kandungan  antioksidan likopen pada pepaya mampu mengurangi radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, antioksidan dalam pepaya juga dapat meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) yang ada di dalam tubuh.
Berbagai nutrisi dalam pepaya mampu membuat kulit tetap sehat dan terlihat muda. Misalnya enzim papain yang membantu melembutkan dan merevitalisasi kulit, serta vitamin A dan C yang membantu mengurangi kerutan dan memudarkan bintik-bintik hitam. Tak hanya itu, vitamin C juga berguna membantu tubuh memproduksi kolagen yang dapat mengurangi keriput. Vitamin A, C, dan E dalam pepaya bisa membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh. Hasilnya, kita pun terhindar dari penyakit infeksi, seperti pilek dan flu.
Pepaya diduga memiliki dampak baik terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dapat menekan jumlah trombosit. Penelitian menunjukkan penderita infeksi dengue yang mendapatkan ekstrak daun pepaya memiliki peningkatan trombosit lebih cepat dibandingkan mereka yang mendapatkan pengobatan biasa. Akan tetapi efek ini masih perlu diteliti secara klinis lebih lanjut.
Penegasan Ulang
Jika Anda tidak memiliki alergi pada pepaya dan kandungan di dalamnya, mulailah untuk mengonsumsi buah yang satu ini untuk merasakan berbagai manfaat pepaya yang disebutkan di atas. Dengan menambahkan pepaya dalam menu harian Anda, asupan nutrisi untuk tubuh akan meningkat dan Anda pun dapat terhindar dari beberapa penyakit.

https://www.alodokter.com/manfaat-pepaya-bagi-kesehatan

Alat Transportasi Populer

  Transportasi merupakan kegiatan yang sangat penting bagi manusia. Transportasi adalah aktivitas yang melibatkan pemindahan atau pengangkut...