Eksposisi
Teks Eksposisi adalah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara
singkat dan padat yang bertujuan untuk memaparkan atau menjelaskan
informasi-informasi tertentu agar dapat menambah ilmu pengetahuan sang pembaca.
Unsur Teks Eksposisi
Teks
eksposisi dibangun dari dua unsur, yaitu gagasan
dan fakta. Gagasan atau ide adalah
pernyataan yang dapat berupa komentar, penilaian, saran, dorongan, atau
bujukan. Fakta adalah keadaan atau peristiwa nyata yang benar-benar ada atau
sudah terjadi. Dalam teks eksposisi, fakta berfungsi untuk menguatkan
pernyataan yang disampaikan sebelumnya.
Contoh:
Menabung
di bank lebih aman dan banyak manfaatnya. Uang yang ditabungkan di bank akan
menjadi tanggung jawab bank. Bank akan bertanggung jawab apabila terjadi
tindakan kriminal yang merugikan nasabah, misalnya pencurian atau perampokan
yang biasa terjadi apabila uang itu disimpan di rumah. Bank juga akan
menanggung risiko kerusakan karena kebakaran, cuaca, atau dimakan binatang. Disamping itu penabung
akan mendapatkan bunga atau bagi hasil dari bank tempat kita menabung. Apabila
kita membutuhkan uang, kita tinggal mengambil uang kita ke bank atau ke atm
terdekat.
Gagasan:
Menabung
di bank lebih aman dan banyak manfaatnya.
Fakta Pendukung:
1.
Uang yang
ditabungkan di bank akan menjadi tanggung jawab bank.
2.
Bank akan
bertanggung jawab apabila terjadi tindakan kriminal yang merugikan nasabah,
misalnya pencurian atau perampokan.
3.
Bank juga
akan menanggung risiko kerusakan karena kebakaran, cuaca, atau dimakan binatang.
4.
Penabung
akan mendapatkan bunga atau bagi hasil dari bank tempat kita menabung.
5.
Apabila
kita membutuhkan uang, kita tinggal mengambil uang kita ke bank atau ke atm
terdekat.
Pola Pengembangan Teks Eksposisi
1. Pola Umum
Khusus (Deduktif)
Teks eksposisi yang dimulai dengan gagasan pokok
lalu diikuti dengan fakta-fakta pendukung (gagasan penjelas)
Contoh:
Bermain game
on line setiap hari dapat mengganggu
prestasi berlajar. Game on line
dibuat dengan efek adiktif. Anak bisa mengalami kecanduan untuk bermain game terus-menerus. Hal itu dapat
mengurangi waktu belajar dan bersosiaslisasi anak. Apabila itu berkelanjutan,
pasti prestasi akademis maupun nonakademis anak akan terganggu.
2. Pola
Khusus Umum (Induktif)
Teks eksposisi yang dimulai dengan gagasan penjelas
(fakta-fakta pendukung) lalu diikuti dengan gagasan pokok.
Contoh:
HP adalah produk teknologi modern yang bisa diisi
dengan aplikasi kalkulator sebagai alat bantu hitung. Aplikasi kamus juga dapat
dimasukkan dalam HP. Aplikasi ini dapat digunakan pelajar untuk mencari
kata-kata sulit dalam bahasa asing. HP juga dilengkapi dengan kamera yang dapat
digunakan mengambil gambar untuk pembelajaran. Apabila digunakan dengan bijak,
HP sangat bermanfaat bagi pelajar.
3. Pola
Ilustrasi
Teks eksposisi yang dimulai dengan gagasan pokok
lalu diikuti dengan ilustrasi-ilustrasi penjelas.
Contoh:
Minum air putih hangat setiap pagi sebanyak dua
gelas sangat bermanfaat bagi kesehatan. Hal itu sudah aku buktikan sendiri.
Sebelumnya saya termasuk orang dengan tekanan darah yang cukup tinggi, sering
merasakan pusing-pusing, dan mudah lelah. Setelah minum air putih hangat selama
satu minggu, gejala-gejala tersebut mulai berkurang. Tensi darah saya menjadi normal setelah kebiasaan
itu berlangsung selama satu bulan penuh. Saya tidak mudah lelah dan pusing
tidak sering datang lagi.
4. Pola
Perbandingan
Teks eskposisi yang dimuali dengan gagasan pokok
lalu diikuti dengan perbandingan-perbandingan untuk mendukung gagasan pokok
teks.
Contoh:
Ada dua macam sarana pendidikan, yaitu pendidikan
formal dan nonformal. Pendidikan formal memiliki standar kurikulum yang sudah
ditentukan oleh pemerintah, seperti SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan sejenisnya.
Pendidikan nonformal yang lebih dikenal dengan pendidikan luar sekolah, seperti
kursus-kursus, biasanya menyusun kurikulum sendiri sesuai dengan kebutuhan dan
kabijakan lembaga yang bersangkutan.
Jenis-jenis Paragraf
1. Paragraf Deduktif
Paragraf Deduktif adalah paragraph
yang diawali dengan kalimat utama dan diikuti dengan kalimat penjelas.
Contoh:
Tidur siang
sangatlah dianjurkan, baik dalam kondisi santai atau di sela aktivitas
sehari-hari. Berdasarkan penelitian, tidur siang setiap hari selama 15–20 menit
dapat membantu mengurangi stres, juga menurunkan risiko penyakit jantung.
Selain itu, performa kerja Anda juga akan membaik karena tingkat kewaspadaan
dan fokus akan meningkat setelah tidur siang. Tidur siang selama 20 menit baik
juga untuk meningkatkan fokus dan kemampuan motorik, seperti mengetik atau
bermain piano. Sementara itu, tidur siang selama 30–60 menit dapat meningkatkan
kemampuan dalam membuat keputusan ataupun mengingat.
2. Paragraf Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf
yang diawali dengan kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh:
Tidur siang selama
60–90 menit dapat meningkatkan kemampuan otak dalam menyelesaikan masalah
ataupun bekerja kreatif. Tidur siang singkat berpengaruh positif pada kemampuan
otak untuk memproses informasi yang tidak disadari. Para peneliti menemukan
memori spesifik yang mampu memperkuat orang saat sedang tertidur lewat isyarat
pendengaran tertentu. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidur
siang berdampak kesehatan dan fungsi otak manusia.
3. Paragraf Campuran
Paragraf Campuran adalah paragraf
yang diawali dengan kalimat utama, diikuti dengan kalimat penjelas, dan
diakhiri lagi dengan kalimat utama.
Contoh:
Lewat serangkaian penelitian, ditemukan bahwa tidur
siang meningkatkan kecepatan pemrosesan otak. Terkait ini, para peneliti
mengungkap bahwa waktu tidur yang singkat dapat membantu proses informasi,
meningkatkan waktu reaksi, dan berpotensi memengaruhi perilaku setelah bangun.
Penemuan ini memperkuat gagasan bahwa informasi yang “dipahami" secara
tidak sadar akan diproses selama tidur untuk membantu pengambilan keputusan
ketika bangun. Oleh karena itu dapat ditegaskan bahwa tidur siang dapat
meningkatkan kinerja otak manusia.
Simpulan
Simpulan artinya sesuatu yang
disimpulkan, hasil menyimpulkan, kesimpulan. Simpulan juga berarti kesudahan
pendapat (pendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian sebelumnya), atau
keputusan yang diperoleh berdasarkan metode berpikir induktif atau deduktif.
Simpulan adalah inti atau ringkasan dari sebuah teks disertai dengan alasan
yang logis.
Cara menyimpulkan.
1. Menentukan gagasan
pokok
2. Menentukan gagasan
pendukung
3. Menggabungkan gagasan
pokok dan gagasan pendukung dalam satu kalimat.
Contoh:
HP adalah produk teknologi
modern yang bisa diisi dengan aplikasi kalkulator sebagai alat bantu hitung.
Aplikasi kamus juga dapat dimasukkan dalam HP. Aplikasi ini dapat digunakan
pelajar untuk mencari kata-kata sulit dalam bahasa asing. HP juga dilengkapi
dengan kamera yang dapat digunakan mengambil gambar untuk pembelajaran. Apabila
digunakan dengan bijak, HP sangat bermanfaat bagi pelajar.
Gagasan pokok
HP bermanfaat bagi pelajar.
Gagasan pendukung
HP dapat diisi aplikasi
kalkulator, kamus, dan dilengkapi kamera yang dapat dimanfaatkan dalam proses
pembelajaran.
Simpulan
HP sangat bermanfaat bagi
pelajar karena dapat diisi aplikasi dan dilengkapi dengan alat yang dapat
digunakan dalam proses pembelajaran.
Struktur Teks Eksposisi
Teks
eksposisi dibangun oleh tiga struktur yang membangun teks tersebut menjadi
sebuah teks eksposisi. Ketiga struktur tersebut diantaranya adalah sebagai
berikut.
1.
Pernyataan
Pendapat (tesis), adalah bagian teks yang
berisikan pernyataan pendapat (tesis) sang penulis. Bagian ini juga biasa
disebut sebagai bagian pembuka.
2.
Argumentasi, adalah bagian yang berisikan alasan yang dapat
memperkuat argumen penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasan.
3.
Penegasan
Ulang Pendapat, merupakan bagian yang berisi
penegasan ulang pendapat sang penulis.
Langkah-langkah Penyajian Teks Eksposisi
1.
Menentukan isu atau maslah yang akan dibahas
2.
Melakukan pengamatan lapangan atau membaca berbagai
sumber yang berkaitan dengan topik yang akan dibahas.
3.
Mendaftar topik-topik yang berkaitan dari sumber
yang dibaca atau diamati.
4.
Menyusun kerangka karangan sesuai dengan struktur
teks eksposisi.
5.
Mengembangkan kerangka karangan.
Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi
Unsur
Kebahasaan atau kaidah kebahasaan teks eksposisi adalah ciri kebahasaan yang
digunakan dalam pembuatan teks eksposisi. Adapun kaidah kebhasaan teks
eksposisi adalah sebagai berikut.
1.
Istilah
Istilah
adalah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep,
proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu.
Contoh
: penebangan liar, hutan kindung, hutan alam, hutan rawa gambut
2.
Konotasi
dan Denotasi
Makna
denotasi adalah makna yang sebenarnya atau makna yang sesuai dengan pengertian
yang dikandung oleh kata sebuah kata. Kata
makan artinya memasukkan makanan atau memasukan sesuatu ke dalam mulut,
dikunyah, dan ditelan. Arti kata makan tersebut ialah makna denotatif. Makna
denotatif disebut juga makna umum.
Makna
konotatif adalah makna yang tidak
sebenarnya.
Contoh:
No
|
Kata
|
Denotasi
|
Konotasi
|
1
|
Kambing hitam
|
Kambing yang berwarna hitam
|
Orang yang dipersalahkan
|
2
|
Bunga desa
|
Bunga yang tumbuh di desa
|
Gadis yang cantik
|
3
|
Meja hijau
|
Meja yang berwarna hijau
|
pengadilan
|
4
|
Tangan kanan
|
Tangan sebelah kanan
|
Orang kepercayaan
|
5
|
besar kepala
|
Ukuran kepalanya besar
|
sombong
|
2. Pronomina
Pronomina
atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina.
Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu pronomina persona dan
pronomina nonpersona.
a.
Pronomina
Persona (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal. Contohnya seperti ia, dia,
anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-., dan Persona Jamak Contohnya
seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.
b.
Pronomina
Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk contohnya seperti
ini, itu, sini, situ, sana. dan pronomina penanya contohnya seperti apa, mana,
siapa.
2. Kata Leksikal (Nomina, Verba, Adjektiva, Adverbia)
a.
Nomina
(kata benda)
Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak.
Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada
yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya
gambar, meja, rumah, pisau. Nomina turunan contohnya perbuatan, pembelian,
kekuatan, dll.
b.
Verba
(kata kerja)
Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau
keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya berfungsi sebagai
predikat. Verba dilihat dari bentuknya dibedakan menjadi dua yaitu :
1)
Verba dasar merupakan verba yang belum mengalami proses morfologis (afiksasi,
reduplikasi, komposisi). Contohnya mandi, pergi, ada, tiba, turun, jatuh,
tinggal, tiba, dll.
2)
Verba turunan merupakan verba yang telah mengalami perubahan bentuk dasar karena
proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya melebur,
mendarat, berlayar, berjuang, memukul-mukul, makan-makan, cuci muka,
mempertanggungjawabkan, dll.
c.
Adjektiva
(kata sifat)
Merupakan kata yang yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau
keadaan orang, benda, dan binatang. Contohnya cantik, gagah, indah, menawan,
berlebihan, lunak, lebar, luas, negatif, positif, jernih, dingin, jelek, dan
lain-lain.
d.
Adverbia
(kata keterangan)
Merupakan kata yang melengkapi atau memberikan informasi berupa
keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara, dan lain-lain. Contohnya di-,
dari-, ke-, sini, sana, mana, saat, ketika, mula-mula, dengan, memakai,
berdiskusi, dan lain-lain.
e.
Konjungsi
Konjungsi dapat digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat
argumentasi. Suatu jenis konjungsi dapat digunakan dengan menggabungkannya
dengan konjungsi yang sejenis dalam suatu kalimat yang saling berkorelasi
sehingga membentuk koherensi antarkalimat. Dapat pula mengombinasikan beberapa
jenis konjungsi dalam suatu teks sehingga tercipta keharmonisan makna maupun
struktur.
Adapun
berikut adalah beberapa jenis konjungsi dan contohnya yang biasa kita temukan
didalam sebuah teks eksposisi.
- Konjungsi waktu : sesudah, setelah, sebelum,
lalu, kemudian, setelah itu.
- Konjungsi gabungan : dan, serta, dengan.
- Konjungsi pembatasan : kecuali, selain,
asal.
- Konjungsi tujuan : agar, supaya, untuk.
- Konjungsi persyaratan : kalau, jika,
jikalau, bila, asalkan, bilamana, apabila.
- Konjungsi perincian : yaitu, adalah, ialah,
antara lain, yakni.
- Konjungsi sebab akibat : karena, sehingga,
sebab, akibat, akibatnya.
- Konjungsi pertentangan : tetapi, akan
tetapi, namun, melainkan, sedangkan.
- Konjungsi pilihan : atau.
- Konjungsi penegasan/penguatan : bahkan,
apalagi, hanya, lagi pula, itu pun.
- Konjungsi penjelasan : bahwa.
- Konjungsi perbandingan : bagai, seperti,
ibarat, serupa.
- Konjungsi penyimpulan : oleh sebab itu, oleh karena itu, jadi,
dengan demikian.
https://kbbi.web.id/istilah
Ekonomi
Indonesia
Tesis
Perekonomian di Indonesia sering disebut sebagai ekonomi
kerakyatan. Yang dimaksud ekonomi kerakyatan adalah “kegiatan ekonomi rakyat banyak”. Jika
dikaitkan dengan kegiatan pertanian, maka yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi
rakyat adalah kegiatan ekonomi petani atau peternak atau nelayan kecil, petani
gurem, petani tanpa tanah, nelayan tanpa perahu, dan sejenisnya; dan bukan
perkebunan atau peternak besar atau MNC pertanian, dan sejenisnya.
Argumentasi
Kegiatan perekonomian di Indonesia lebih banyak
melibatkan masyarakat banyak. Maksud dengan “kegiatan ekonomi rakyat
banyak” tampak dari jargon “ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan
untuk rakyat”. “Dari rakyat” berarti kegiatan ekonomi itu berkaitan dengan
penguasaan rakyat dan aksesibilitas rakyat terhadap sumberdaya ekonomi. Rakyat
menguasai dan memiliki hak atas sumberdaya untuk mendukung kegiatan produktif
dan konsumtifnya.
“Oleh rakyat”, berarti proses produksi dan konsumsi dilakukan dan
diputuskan oleh rakyat. Rakyat memiliki hak atas pengelolaan proses produktif
dan konsumtif tersebut. Berkaitan dengan sumberdaya (produktif dan konsumtif),
rakyat memiliki alternatif untuk memilih dan menentukan sistem pemanfaatan,
seperti berapa banyak jumlah yang harus dimanfaatkan, siapa yang memanfaatkan,
bagaimana proses pemanfaatannya, bagaimana menjaga kelestarian bagi proses
pemanfaatan berikutnya, dan sebagainya.
“Untuk rakyat”, berarti rakyat banyak merupakan ‘beneficiaries utama dari setiap kegiatan produksi dan konsumsi.
Rakyat menerima manfaat, dan indikator kemanfaatan
paling utama adalah kepentingan rakyat.
Penegasan
Ulang Pendapat
Sifat
fundamental ekonomi Indonesia adalah
pelibatan rakyat banyak. Sistem ekonomi tersebut menciptakan suatu sistem ekonomi yang terdiri atas
pelaku ekonomi, mekanisme transaksi, norma dan kesepakatan (“rule of the game”) yang khas bersifat kerakyatan yang umumnya telah
memfasilitasi ekonomi rakyat untuk survive
dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakatnya. Oleh karena itu, layak bila Indonesia menobatkan
diri sebagai negara dengan sistem ekonomi kerakyatan.
Manfaat
Luar Biasa Buah Apel untuk Kesehatan
Tesis
Buah
Apel umumnya berkulit merah. Buah yang satu ini memang memikat dari segi
penampilannya. Selain itu buah ini juga memiliki segudang manfaat jika
dikonsumsi secara rutin. Manfaat paling terkenal dari buah apel yakni mampu
menyehatkan jantung kita. Banyak penelitian tentang manfaat buah apel yang
menguatkan pendapat tentang manfaat buah apel.
Argumentasi
Buah apel banyak mengandung
berbagai macam nutrisi yang baik dan sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti
kandungan Vitamin A dan C. Kandungan mineralnya pun sangat tinggi. Kandungan
tersebut sangat baik bagi kesehatan kulit serta mata kita. Bagi orang yang
berkeingainan menurunkan berat badan, buah apel sangat cocok untuk dikonsumsi
karena apel memang kaya akan serat serta mineral. Penelitian yang telah
dilakukan oleh para ahli di Amerika menyimpulkan jika makan apel dalam 10
minggu apel tersbut mampu memangkas berat tubuh seseorang.
Dalam apel terdapat
kandungan polifenol. Kandungan tersebut ternyata mampu memberikan efek
antioksidan yang sangat bermafaat bagi kesehatan jantung serta mampu menurunkan
risiko dari serangan stroke secara signifikan. Gula dalam buah apel adalah gula
yang baik untuk penderita diabetes sehingga mengonsumsi apel secara rutin akan
mampu menurunkan risiko terserangnya penyakit diabetes tipe 2.
Disamping itu, apel juga memiliki
antioksidan yang tinggi. Itu sebabnya
buah apel mampu untuk mencegah pertumbuhan sel sel kanker. Kandungan
antioksidan yang tinggi ini juga bermanfaat bagi penderita asma. Apel sangat
efektif melindungi paru paru dari kerusakan oksidatif, ini karena kandungan
antioksidan buah apel yang cukup tinggi.
Penegasan
Ulang
Berdasarkan uraian tersebut
tidak diragukan lagi apabila buah apel sangat bermanfaat bagi kita karena kaya
akan nutrisi dan zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Oleh karena itu,
sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah apel secara rutin.
Perlunya
Pendidikan Karakter
Tesis
Karakter
diartikan sebagai tanda atau ciri yang khusus, atau pola perilaku dan keadaan moral yang bersifat
individual. Karakter bangsa sangat ditentukan oleh karakter warganya. Berkaitan
dengan itu, pendidikan karakter merupakan hal yang saat ini ditekankan dalam
pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter menjadi ”program” pendidikan nasional
di Indonesia terutama di Kementerian Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia
Bersatu II.
Argumentasi
Sepanjang sejarahnya, di
seluruh dunia ini, pendidikan pada hakikatnya memiliki dua tujuan, yaitu
membantu manusia untuk menjadi cerdas dan pintar (smart), dan membantu mereka
menjadi manusia yang baik (good). Menjadikan manusia cerdas dan pintar, boleh
jadi mudah dilakukan, tetapi menjadikan manusia agar menjadi orang yang baik
dan bijak, tampaknya jauh lebih sulit atau bahkan sangat sulit. Dengan demikian,
sangat wajar apabila dikatakan bahwa problem moral merupakan persoalan akut
atau penyakit kronis yang mengiringi kehidupan manusia kapan dan di mana pun.
Kenyataan tentang akutnya
problem moral inilah yang kemudian menempatkan pentingnya penyelengaraan
pendidikan karakter. Sebagai orang yang beragama, hal-hal yang terkait dengan problem moral dan
pentingnya pendidikan karakter sangatlah penting.
Sebagai kajian akademik,
pendidikan karakter tentu saja perlu memuat syarat-syarat keilmiahan akademik
seperti dalam konten (isi), pendekatan dan metode kajian. Di sejumlah negara
maju, seperti Amerika Serikat terdapat pusat-pusat kajian pendidikan karakter
(Character Education Partnership; International Center for Character
Education). Pendidikan karakter berkembang dengan pendekatan kajian
multidisipliner: psikologi, filsafat moral/etika, hukum, sastra/humaniora.
Sebagai aspek kepribadian,
karakter merupakan cerminan dari kepribadian secara utuh dari seseorang:
mentalitas, sikap dan perilaku. Pendidikan karakter semacam ini lebih tepat
sebagai pendidikan budi pekerti. Pembelajaran tentang tata-krama, sopan santun,
dan adat-istiadat, menjadikan pendidikan karakter semacam ini lebih menekankan
kepada perilaku-perilaku aktual tentang bagaimana seseorang dapat disebut
berkepribadian baik atau tidak baik berdasarkan norma-norma yang bersifat
kontekstual dan kultural.
Penegasan
Ulang
Menurunnya kualitas moral
dalam kehidupan manusia Indonesia dewasa ini, terutama di kalangan siswa,
menuntut deselenggarakannya pendidikan karakter. Sekolah dituntut untuk
memainkan peran dan tanggungjawabnya untuk menanamkan dan mengembangkan
nilai-nilai yang baik dan membantu para siswa membentuk dan membangun karakter
mereka dengan nilai-nilai yang baik. Pendidikan karakter diarahkan untuk
memberikan tekanan pada nilai-nilai tertentu –seperti rasa hormat,
tanggungjawab, jujur, peduli, dan adil– dan membantu siswa untuk memahami,
memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka
sendiri.
https://belajarpsikologi.com/mengapa-perlu-adanya-pendidikan-karakter/
Bahayanya
Tidur tanpa Bantal
Tesis
Bicara soal kenyamanan
tidur, pikiran kita mungkin akan langsung mengarah pada matras tempat tidur. Padahal,
aksesori pelengkap tidur juga tak kalah pentingnya. Salah satunya bantal.
Bantal merupakan barang wajib yang harus ada selain tempat tidur.
Argumentasi
Untuk
menjaga kesehatan bantal merupakan suatu
keharusan untuk tidur. Tidak pernah dari sisi medis disarankan untuk tidur
tanpa bantal. Hal itu diungkapkan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan
Bedah Kepala Leher, Arina Ikasari Muhtadi di Jakarta, pada hari Kamis, 29 Maret
2019 kemarin.
Ada berbagai macam bantal di
pasaran dengan segala fungsi dan teknologinya. Namun yang terpenting adalah
meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran
satu bantal. Ini cukup untuk mencegah timbulnya berbagai macam penyakit. Arina
menyebutkan, beberapa penyakit yang berpotensi menyerang orang-orang yang tidur
tanpa bantal, misalnya refluks atau penyakit asam lambung.
Pentingnya menjaga kepala
tetap lebih tinggi ketika tidur bahkan telah diterapkan pada zaman Tiongkok Kuno.
Kala itu, orang-orang tidur di atas bantal keras semata-mata untuk menjaga
kepala tetap lebih tinggi. Meskipun demikian, secara ergonomis bantal keras
tersebut tak disarankan. Arina menyarankan, tidur dengan satu bantal atau
meninggikan kepala 30 derajat. Untuk penderita penyakit jantung dianjurkan
menggunakan dua bantal. Karena dengan begitu jantung akan lebih mudah bekerja.
Intinya dari sisi medis bantal harus tetap ada.
Penegasan Ulang
Melihat bahayanya, maka
dianjurkan untuk selalu menggunakan bantal yang nyaman saat tidur.
https://lifestyle.kompas.com/read/2019/03/29/140000820/jangan-tidur-tanpa-bantal-apa-alasannya-?page=2.
Olahraga
untuk Kesehatan Tubuh
Tesis
Olah raga mempunyai manfaat
yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh manusia. Dengan sering berolah raga,
tubuh akan lebih segar dan bugar. Namun, ada beberapa hal penting yang harus
diperhatikan seseorang ketika berolah raga. Seseorang yang memiliki riwayat
penyakit jantung akan rentan jika melakukan aktivitas olah raga yang berat. Maka
dari itu, sebenarnya penting bagi setiap individu untuk memperhatikan kondisi
tubuhnya agar kegiatan olah raga yang dilakukan dapat benar-benar menyehatkan
tubuh dan tidak membahayakan tubuhnya.
Argumentasi
Ada banyak jenis dan macam
olah raga yang bisa dijadikan sebagai pilihan. Misalnya saja lari, renang, push up, sit up, dan masih banyak lagi jenis olah raga yang lainnya. Di
samping menyenangkan, ternyata olah raga juga memberikan manfaat yang luar
biasa untuk kesehatan tubuh. Dengan melakukan olah raga, tubuh akan menjadi
segar dan bugar. Selain itu, dengan berolah raga suasana hati seseorang juga
akan menjadi lebih nyaman karena olah raga dapat meringankan beban pikiran
seseorang.
Olah raga ternyata juga
ampuh untuk membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Meningkatnya metabolisme
tubuh bisa menghindarkan seseorang dari penyakit kognitif seperti penurunan
sistem kerja otak dan pikun. Olah raga juga amat dianjurkan untuk penderita tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi
bisa disebabkan oleh adanya penyempitan
pembuluh darah. Jika penderita tekanan darah tingi ini berolah raga secara
teratur, kelancaran aliran darah di dalam tubuh akan terbantu. Alhasil, ia
menjadi lebih sehat dan bugar.
Kesehatan jantung pun juga
akan semakin terjaga jika seseorang gemar melakukan olah raga. Namun, harus
diperhatikan betul kemampuan tubuh dalam berolah raga. Seseorang yang kebetulan
mempunyai penyakit jantung tidak bisa melakukan olah raga berat, seperti lari,
renang, dan beberapa aktivitas berat yang lain. Olah raga bagi penderita
jantung harus dilakukan dengan hati-hati. Dimulai dari olah raga ringan ke olah
raga yang sedikit membutuhkan energi, tetapi jangan terlalu menguras energi.
Untuk tubuh yang berada
dalam keadaan normal, tentu saja berolah raga bisa memberikan banyak manfaat
untuk kesehatan. Dengan berolah raga kekebalan tubuh akan meningkat. Dengan
kekebalan tubuh yang tinggi, seseorang akan terhindar dari berbagai penyakit.
Penegasan Ulang
Olah raga memang memiliki
manfaat yang sangat banyak untuk kesehatan tubuh. Olah raga dapat meningkatkan mood seseorang, menghindarkan seseorang
dari beragam penyakit, hingga membantu meningkatkan metabolisme dalam tubuh
manusia. Namun demikian, oleh raga perlu dilakukan dengan hati-hati dan
memperhatikan kemampuan fisik.
https://made-blog.com/contoh-teks-eksposisi/
Ekspor
Januari 2019 Turun Lebih Curam Daripada Impor
Tesis
Badan Pusat Statistik (BPS)
menyebut nilai ekspor dan impor Indonesia sama-sama merosot pada Januari 2019.
Hanya saja besar penurunan di sektor ekspor jauh lebih curam daripada di impor.
Imbasnya, neraca perdagangan pada periode tersebut mengalami defisit sebesar US$
1,16 miliar.
Argumentasi
Impor pada Januari 2019
mengalami penurunan, tapi lebih landai daripada penurunan ekspor. Hal itu
disampaikan olehj Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Jumat, 15
Februari 2019.
Bulan lalu, ekspor tercatat
mencapai US$ 13,87 miliar. Angka itu turun 3,24 persen daripada Desember 2018
dan turun 4,7 persen daripada Januari 2018. Dari jumlah tersebut, ekspor
non-migas tercatat sebesar US$ 12,63 miliar, naik tipis dari Desember 2018
sebesar 0,38 persen. Meski demikian angka itu turun 4,5 persen daripada Januari
2018.
Peningkatan terbesar ekspor
non-migas pada Januari 2019 daripada bulan sebelumnya terjadi pada komoditas
bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 80,3 juta atau sebesar 37,08 persen.
Sementara, penurunan terbesar terjadi pada mesin-mesin atau pesawat mekanik
sebesar US$ 127,1 juta atau sebesar 22,42 persen.
Adapun nilai impor pada
Januari 2019 mencapai US$ 15,03 miliar atau turun tipis sebesar 2,19 persen
dibanding Desember 2018. Bila dibanding dengan Januari 2018, angka itu turun
1,83 persen. Besar impor non-migas pada bulan tersebut adalah sebesar US$ 13,34
miliar, sementara impor migas tercatat US$ 1,69 miliar pada Januari 2019.
Penurunan impor nonmigas terbesar pada Januari
2019 dibanding sebulan sebelumnya terjadi pada golongan mesin atau pesawat
mekanik sebesar US$ 212,2 juta atau sebesar 8,54 persen. BPS mencatat
peningkatan terbesar terjadi pada golongan bahan kimia organik sebesar US$
119,5 juta atau 25,44 persen.
Penegasan Ulang
Secara keseluruhan
ekspor Indonesia pada bulan Januari 2019 turun sebesar 12,57 % dibanding bulan
sebelumnya. Adapun kegiatan impor pada bulan Januari tercatat mengalami
penurunan sebesar 8,62 % dari bulan sebelumnya. Meskipun sama-sama mengalami
penurunan, kegiatan ekspor pada bulan Januari 2019 mengalami penurunan yang
lebih besar daripada kegiatan impor.
https://bisnis.tempo.co/read/1176136/bps-ekspor-januari-2019-turun-lebih-curam-daripada-impor/full&view=ok
Manfaat
Pepaya Bagi Kesehatan
Tesis
Tidak hanya enak, pepaya
yang rendah kalori ini ternyata punya segudang kandungan mineral dan vitamin.
Tak heran jika ada banyak manfaat pepaya bagi tubuh kita. Pepaya mengandung
banyak sekali nutrisi, bahkan sangat kaya akan vitamin C. Satu buah pepaya
setidaknya mengandung 235 mg vitamin C. Jumlah tersebut 2-3 kali lebih banyak
dari rekomendasi harian yang disarankan.
Tidak hanya itu, pepaya juga
mengandung nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh, yaitu vitamin A, vitamin
B1, B3, B5, vitamin E, vitamin K, likopen, serat, kalsium, potasium, folat, dan
magnesium. Dengan segudang nutrisi tersebut, pepaya memberikan begitu banyak
manfaat bagi kesehatan.
Argumentasi
Sebagian orang mungkin
mengenal pepaya sebagai buah yang dapat memperlancar pencernaan. Tapi
sebenarnya ada beragam manfaat pepaya bagi kesehatan dan kecantikan yang perlu
Anda ketahui.
Buah pepaya dapat menyehatkan
mata. Pepaya mengandung vitamin A yang baik untuk mata. Vitamin A dibutuhkan
untuk kesehatan kornea dan menghasilkan kelembapan yang cukup agar mata selalu
terlumasi dengan baik. Disamping itu, pepaya juga menyehatkan rambut dan kuku.
Pepaya kaya akan vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan pertumbuhan
rambut dan kuku. Buah berwarna oranye ini bahkan bisa dijadikan masker rambut
untuk menyuburkan rambut.
Pepaya juga dapat menyembuhkan
kulit yang terbakar sinar matahari. Pepaya mengandung zat yang bernama likopen.
Menurut penelitian, mengonsumsi likopen dapat memelihara kesehatan kulit karena
aktivitas antioksidan dari zat ini berperan untuk menangkal kerusakan sel
akibat radikal bebas.
Manfaat pepaya yang sering
kita dengar adalah memperlancar pencernaan. Tahukah Anda mengapa pepaya
terkenal dapat melancarkan pencernaan? Hal ini karena pepaya mengandung enzim
papain yang membuat protein lebih mudah dicerna. Menurut penelitian,
mengonsumsi pepaya selama 40 hari diduga dapat menyembuhkan konstipasi dan
perut kembung. Kandungan vitamin C dan likopen pada pepaya juga bermanfaat
untuk kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker. Kandungan antioksidan likopen pada pepaya mampu
mengurangi radikal bebas penyebab kanker. Selain itu, antioksidan dalam pepaya
juga dapat meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) yang ada di dalam tubuh.
Berbagai nutrisi dalam
pepaya mampu membuat kulit tetap sehat dan terlihat muda. Misalnya enzim papain
yang membantu melembutkan dan merevitalisasi kulit, serta vitamin A dan C yang
membantu mengurangi kerutan dan memudarkan bintik-bintik hitam. Tak hanya itu,
vitamin C juga berguna membantu tubuh memproduksi kolagen yang dapat mengurangi
keriput. Vitamin A, C, dan E dalam pepaya bisa membantu menguatkan sistem
kekebalan tubuh. Hasilnya, kita pun terhindar dari penyakit infeksi, seperti
pilek dan flu.
Pepaya diduga memiliki
dampak baik terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dapat
menekan jumlah trombosit. Penelitian menunjukkan penderita infeksi dengue yang
mendapatkan ekstrak daun pepaya memiliki peningkatan trombosit lebih cepat
dibandingkan mereka yang mendapatkan pengobatan biasa. Akan tetapi efek ini
masih perlu diteliti secara klinis lebih lanjut.
Penegasan Ulang
Jika Anda tidak memiliki
alergi pada pepaya dan kandungan di dalamnya, mulailah untuk mengonsumsi buah
yang satu ini untuk merasakan berbagai manfaat pepaya yang disebutkan di atas.
Dengan menambahkan pepaya dalam menu harian Anda, asupan nutrisi untuk tubuh
akan meningkat dan Anda pun dapat terhindar dari beberapa penyakit.
https://www.alodokter.com/manfaat-pepaya-bagi-kesehatan