Wednesday, October 23, 2019

Di Timur Indonesia?

Sumber Gambar : https://denisutamsah.wordpress.com
Pagi, mengawali hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019 aku membuka portal berita online. Ada satu judul yang menarik perhatianku. "Di Timur Indonesia, Avanza jadi Mobil Offroad", begitu bunyinya. Berita tersebut menceritakan ketangguhan mobil sejuta umat tersebut di jalan-jalan yang tidak teraspal mulus. Saya tidak ingin menyoroti isi beritanya, namun sebagai masyarakat bahasa, saya lebih tertarik dengan judul beritanya.

Saya tidak tahu persis mengapa penulis menggunakan frasa di timur  Indonesia bukan Indonesia Timur. Frasa tersebut tidak salah, tetapi bisa menimbulkan kesalahpahaman. Menurut saya frasa timur Indonesia menunjuk pada wilayah di sebelah timur Indonesia, jadi tidak termasuk wilayah negara Indonesia. Padahal kalau saya cermati isi beritanya, yang dimaksud wilayah timur Indonesia oleh penulis adalah Papua. Papua masih termasuk Indonesia, kan. Mengapa tidak menggunakan frasa Indonesia Timur saja? Menurutr saya penggunaan Indonesia Timur lebih tepat karena frasa itu menunjuk pada wilayah Indonesia di sebelah timur, mencakupi Papua, Maluku, Nusa Tenggara, dan lain-lain. 

Mohon maaf kalau samapai sekarang saya belum menemukan alasan, mengapa harus menggunakan frasa timur Indonesia. Atau barangkali ada kekhawatiran penggunaan Indonesia Timur akan menimbulkan kesan membeda-bedakan, mengkotak-kotakkan bangsa Indonesia? Tidak perlu cemas akan muncul perasaan membeda-bedakan dengan menggunakan Indonesia Timur karena sikap diskriminatif justru lebih sering muncul karena adanya persepsi dan asumsi yang salah terhadap saudara-saudara kita, bukan karena penggunaan istilah Indonesia Timur.  

Sama halnya dengan frasa wanita pengusaha. Sebenarnya frasa wanita pengusaha dan pengusaha wanita dapat merujuk pada konsep yang sama, yaitu pengusaha yang berjenis kelamin wanita. Akan tetapi, frasa pengusaha wanita dapat juga diartikan sebagai pengusaha yang mempekerjakan wanita dengan konotasi yang kurang bagus. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman, sebaiknya tetap digunakan frasa wanita pengusaha untuk menunjuk semua wanita yang berprofesi sebagai pengusaha. 

Demikian ungkapan keresahan saya. Semoga bermanfaat. Atau barangkali Anda pendapat lain? Sila berbagi di sini!

Semarang, 24 Oktober 2019
Sholihul Hadi

No comments:

Post a Comment

Alat Transportasi Populer

  Transportasi merupakan kegiatan yang sangat penting bagi manusia. Transportasi adalah aktivitas yang melibatkan pemindahan atau pengangkut...